DOA HANA


Bapa,

Aku mengakui bahwa seringkali aku lebih seperti Sara yang merasa diri cukup dan memegang kendali, daripada seperti Hana yang bergantung kepada Allah. Dan, aku tahu bahwa hal itu mendukakan hati-Mu. Semua kata “diri sendiri” seperti “bersandar pada diri sendiri” dan “bergantung pada diri sendiri”, “menopang diri sendiri” dan “kebenaran diri sendiri” juga terlalu sering menggambarkan pemikiranku ketika aku menghadapi masalah dan pencobaan.

Faktanya adalah, beberapa kali aku dapat menolong diriku sendiri, tetapi ketika aku melakukan hal tersebut, aku kehilangan sangat banyak hal karena aku tidak datang kepada-Mu terlebih dahulu untuk meminta pertolongan. (Belum lagi kekacauan yang aku sebabkan karena berusaha melakukannya seorang diri!) Pertolongan-Mu jauh lebih besar daripada apa pun yang dapat aku lakukan. Tanpanya, aku akan kehilangan mukjizat dan berkat-berkat dan kekagumanku akan karya-Mu.

Buatlah aku berada di dalam ketergantungan yang lebih besar lagi kepada-Mu. Aku membutuhkan pertolongan-Mu bahkan untuk menyadari bahwa aku membutuhkannya! Sungguh, tidak ada yang kudus seperti-Mu. Tolong aku, Tuhan, sebab Engkaulah Batu Karangku, dan terpisah dari-Mu aku tidak berdaya, putus asa, dan terhilang.

Di dalam nama-Mu aku berdoa. Amin.

-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-

Pernakah Anda berusaha untuk menolong diri Anda sendiri keluar dari masalah, hanya untuk membuat keadaan bertambah buruk? Pernahkah Anda melihat pertolongan Allah ketika berseru kepada-Nya? (Renungkan: Mazmur 46)

-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-◊-

source: “Doa-Doa Para Wanita” by Nancy Kennedy (Metanoia Publishing)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s